SEJARAH SINGKAT GKJW JEMAAT BABATAN
Awal mula terbentuknya jemaat Babatan diawali pada tahun 1960 ada sekelompok orang Kristen (4 orang) yang masuk wilayah pelayanan GKJW Pasamuan Wiyung , seiring dengan berkembangnya waktu bertambah pula jumlah orang-orang dalam persekutuan ini sehingga sampai tahun 1967 menjadi 39 orang.
Ibadah dilakukan dari rumah warga yang satu ke warga yang lain secara bergantian, tetapi atas berkat Tuhan dan dukungan segenap Majelis Pasamuan Wiyung maka persekutuan ini dapat membeli sebidang tanah seluas 0, 34 Ha dengan nomor Ipeda 1561 persil 90 kelas D1 yang kemudian didirikan sebuah bangunan sebagai tempat ibadah.
Peletakan batu pertama pada tanggal 14 April 1979 yang dilakukan oleh Bapak Kastaman selaku Kepala Desa dan kemudian dibangun secara gotong royong dibantu oleh warga sekitar tempat ibadah .
Beberapa nama yang dipakai Tuhan untuk menanam tunas persekutuan didesa Babatan ini, antara lain; Bapak SUNARNO DANIEL (suami ibu Ribkah), Bapak WATIMAN dan Bapak KASDU adalah anggota majelis GKJW Pasamuan Wiyung yang secara intensif melayani katekisasi bagi warga baru.
Seiring dengan pertambahan warga maka terhitung tanggal 12 April 1967 Babatan diresmikan menjadi Pepanthan oleh Bapak Pendeta SETOADI SAMINO selaku ketua klasis Surabaya dan atas nama Sinode GKJW; anggota majelis Pasamuan Wiyung yang berdomisili di Babatan pertama kali yang dilibatkan dalam pelayanan yaitu ; Bapak SAKI , Bapak SOEPRAJIN , Bapak SADIKIN dan Bapak SUNARNO DANIEL.
| No | Nama Pendeta | Masa Bhakti |
|---|---|---|
| 1 | Pdt. Prasodjo Sampoerno | 1967 - 1974 |
| 2 | Vic Misnan Agustinus | 1967 - 1974 |
| 3 | Pdt Pruwito Dwidji Soewignyo | 1967 - 1974 |
| 4 | Pdt Loewarso | 1975 - 1990 |
| 5 | Pdt. Roedy Sewoyo, S.Th | 1990 – 1995 |
| 6 | Pdt. Noerdwi Pamoedji, S.Th | 1995 – 2001 |
| 7 | Pdt. Agus Wasono, M.Min | 2001 - 2010 |
| 8 | Pdt. Muryo Djajadi, S.Th | 2010 - 2019 |
| 9 | Pdt. Wolter Christian Jushard Kalangi, S.Th | 2019 – sampai sekarang |
Semasa pelayanan Bapak pendeta Roedy Sewoyo warga pepanthan Babatan mengusul -kan untuk dijadikan Jemaat, tindak lanjut dari usulan itu adalah kunjungan Bapak Pendeta Sih Pinardi dan Bapak Pendeta Susila STh dan dinyatakan belum memenuhi syarat, usulan ini diulangi lagi pada “ Sidang Majelis Daerah Surabaya Timur “ ke 28 /1999 di GKJW Kepuh Permai untuk menjadi Calon Jemaat. Berhubung Tata Pranata tidak mengenal adanya calon jemaat maka peresmian calon jemaat sepenuhnya diserahkan kepada GKJW Jemaat Wiyung dan dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2000 oleh Bapak Pendeta Suwignyo Soewondo STh.
Pada “Sidang Majelis Daerah Surabaya Timur “ ke 29 / 2000 pada tanggal 13 – 15 Oktober 2000 di Sukolilo menetapkan calon jemaat Babatan menjadi Jemaat, peresmian untuk menjadi jemaat dilakukan beberapa kali kunjungan oleh Pelayan Harian Majelis Daerah Surabaya Timur, yakni ;
Kunjungan pertama pada tanggal 19 Pebruari 2001 oleh Bapak Pendeta Soewignjo Soewondo STh, Bapak Pendeta Supandri Christian Paulus STh dan Saudara Djajus Soejatno
Kunjungan kedua pada tanggal 12 Maret 2001 oleh Bapak Pendeta Soewignjo Soewondo . STh , Bapak Pendeta Setyoadi SmTh dan Saudara Soetrisno.
Pada “Sidang Majelis Daerah Surabaya Timur “ ke 31 / 2001 di Jemaat Surabaya menetapkan hasil kedua kunjungan dilaporkan ke Majelis Agung yang dilanjutkan kunjungan Bapak Pendeta Prof DR. Wismoadi Wahono, Bapak Pendeta Soemardiono STh dan Ibu Supeno Sugiri pada tanggal 23 – 24 Mei 2001 yang akhirnya “GREJA KRISTEN JAWI WETAN (GKJW) “ Jemaat Babatan ditetapkan menjadi gereja dewasa pada urutan ke 21 di jajaran Majelis Daerah Surabaya Timur dan nomor urut ke 138 di jajaran GKJW secara keseluruhan pada tanggal 16 September 2001 dengan Surat Keputusan No. 345 / I-Skep/8/2001.
Dengan keputusan Majelis Agung tanggal 16 September 2001 No. 345/I-Skep/2001 Babatan ditetapkan menjadi GREJA KRISTEN JAWI WETAN (GKJW) dengan nomor urut ke 21 bernaung di Sinode Majelis Daerah Surabaya Timur dan nomor urut ke 138 dijajaran GKJW secara keseluruhan dengan nama GKJW Jemaat Babatan, telah dua puluh tahun GKJW Jemaat Babatan ikut berkarya dalam mewujudkan Kerajaan Allah didunia ini.